Blog

Rihlah Halaqah Santri Pesantren Hafidz Al Aqsha

Alhamdulillah, Pesantren Hafidz Al Aqsha kembali menyelenggarakan agenda pembinaan karakter santri melalui kegiatan Rihlah Halaqah yang diadakan pada Senin–Selasa, 24–25 November 2025 bertempat di Pantai Biru, Makassar. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri putra dengan penuh antusias dan kebersamaan. Rihlah halaqah merupakan bagian dari program pengembangan diri santri yang bertujuan untuk mempererat ukhuwah, membangun semangat kebersamaan, sekaligus menghadirkan suasana baru bagi para santri di luar lingkungan pesantren. Dengan perubahan suasana dan aktivitas yang lebih variatif, Read more…

Pengajian Orang Tua Santri Bahas “Khalwat Digital” di Pesantren Hafidz Al Aqsha

Gowa, Ahad, 16 November 2025 — Pesantren Hafidz Al Aqsha kembali menggelar pengajian  bersama orang tua santri, sebuah program yang bertujuan memperkuat sinergi antara wali santri dan pihak pesantren dalam pembinaan karakter serta pendidikan spiritual anak-anak. Pada pertemuan kali ini, pengajian dipandu oleh Ust. Herman Hasyim, S.Pd., M.M., yang membawakan materi penting dan relevan dengan kondisi masyarakat modern, yaitu “Khalwat Digital.” Dalam pemaparannya, Ust. Herman menjelaskan bagaimana era digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan besar, khususnya Read more…

WIZ Kabupaten Gowa Salurkan Al-Qur’an untuk Santri Hafidz Al Aqsha

Gowa, 12 November 2025 — Rasa syukur dan kebahagiaan terpancar dari wajah para santri Pesantren Hafidz Al Aqsha pada Rabu (12/11). Pada hari itu, pihak pesantren menerima kunjungan dari Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) Kabupaten Gowa, yang datang untuk menyalurkan Al-Qur’an sebanyak 64 mushaf bagi para santri penghafal Al-Qur’an. Kegiatan ini disambut hangat oleh pengurus dan pembina pesantren. Bantuan wakaf Al-Qur’an tersebut menjadi bentuk nyata dukungan WIZ dalam memperkuat semangat para santri dalam menghafal dan mempelajari kalamullah. Read more…

Saat Guru Menegur, Cinta yang Bekerja

Dalam perjalanan mendidik generasi Qur’ani, tidak semua proses berjalan mulus. Ada kalanya muncul dinamika antara santri, orang tua, dan para ustadz di pesantren. Seperti halnya kejadian yang baru-baru ini ramai dibicarakan, ketika seorang siswa dan orang tuanya melaporkan gurunya karena dianggap terlalu keras dalam memberikan teguran dan sanksi. Sebagai lembaga pendidikan berbasis Al-Qur’an, Pesantren Hafidz Al Aqsha memahami bahwa mendidik bukan sekadar mengajarkan ilmu, tetapi juga membentuk akhlak dan karakter. Dalam proses inilah, sering kali Read more…

Doa Santri Masjid Hafidz Al Aqsha untuk Indonesia yang Sedang Berduka

Bebera hari ini, Indonesia kembali diwarnai dengan gelombang unjuk rasa besar-besaran di berbagai daerah, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, hingga Medan. Ribuan masyarakat turun ke jalan menyampaikan aspirasi mereka, sebagai wujud kekecewaan terhadap para wakil rakyat di DPR. Namun, suasana yang seharusnya menjadi ruang demokrasi, sayangnya diwarnai dengan kericuhan. Aksi massa melumpuhkan transportasi umum, merusak fasilitas publik, dan yang lebih memilukan—jatuhnya korban jiwa dan luka, baik dari pihak demonstran maupun aparat kepolisian. Sebagai sebuah Read more…

Pesantren Bukan Tempat Penitipan Anak

Banyak orang tua hari ini melihat pesantren sebagai tempat terbaik untuk membentuk akhlak anak dan menjauhkannya dari pengaruh negatif zaman. Namun, tanpa disadari, sebagian orang tua juga memperlakukan pesantren seperti tempat penitipan. Menyerahkan anak sepenuhnya kepada ustadz dan pengasuh, lalu berharap hasil instan tanpa keterlibatan aktif. Padahal, pendidikan di pesantren bukan hanya tugas para guru melainkan sebuah perjalanan panjang yang menuntut sinergi antara rumah dan lembaga. Santri bukan anak titipan. Mereka adalah amanah yang tetap Read more…

Penjengukan Bukan Sekadar Bertemu: Peran Orang Tua Saat Menjenguk Santri

Penjengukan menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu, baik oleh santri maupun orang tuanya. Setelah sekian lama berpisah, rindu yang tertahan akhirnya bisa terobati. Namun, momen ini bukan hanya soal melepas kangen—lebih dari itu, penjengukan adalah waktu berharga bagi orang tua untuk memperkuat semangat anak dalam menuntut ilmu di pondok. Banyak orang tua yang tanpa sadar menjadikan penjengukan sebagai ajang “memanjakan” anak. Segala keinginan dituruti: makanan berlebihan, barang-barang yang kurang bermanfaat, bahkan permintaan untuk pulang sebentar pun Read more…

Kepemimpinan OSIP Berganti, Musyawarah Pilih Sosok Baru

Alhamdulillah, pada hari Sabtu, 26 Juli 2025, Masjid Hafidz Al Aqsha melalui Organisasi Santri Intra Pesantren (OSIP) telah melaksanakan agenda penting tahunan berupa Pemilihan Ketua OSIP untuk periode 2025–2026. Proses pemilihan kali ini dilaksanakan dengan penuh kekhidmatan dan mengedepankan nilai-nilai musyawarah, sebagaimana diajarkan dalam Islam. Melalui forum musyawarah santri, setelah menyampaikan aspirasi dan pertimbangan dari berbagai sisi, akhirnya disepakati secara mufakat bahwa Fauzan Azima dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Ketua OSIP periode 2025–2026. Musyawarah ini Read more…

Puasa Sunnah Senin & Kamis: Bekal Kuat bagi Jiwa Santri

Menjadi santri bukan hanya tentang menghafal ayat demi ayat Al-Qur’an, atau menuntaskan kitab demi kitab pelajaran. Santri adalah sosok yang juga berlatih mendekatkan diri kepada Allah dalam setiap aspek kehidupan. Salah satu ibadah yang seringkali menjadi latihan ruhiyah para santri adalah puasa sunnah Senin dan Kamis. Puasa ini bukanlah puasa biasa. Rasulullah ﷺ sangat mencintai amalan ini. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Rasulullah bersabda: “Amal-amal itu diperlihatkan pada hari Senin dan Kamis, maka Read more…

Rasa Cemas dan Rindu Orang Tua Saat Anak di Pesantren: Antara Perjuangan dan Keikhlasan

Tak ada pelukan yang lebih hangat dari pelukan orang tua. Tak ada tatapan yang lebih menenangkan dari mata seorang ibu saat menatap anaknya pulang sekolah. Namun, ketika seorang anak memutuskan untuk menuntut ilmu di pesantren, terutama jauh dari rumah, ada ruang kosong yang tak terhindarkan di hati orang tua: rasa rindu dan cemas yang mendalam. Rindu itu manusiawi. Sejak kecil, orang tua adalah pelabuhan pertama anak-anaknya. Setiap tawa, tangis, dan cerita selalu kembali pada pangkuan Read more…