Doa Santri Masjid Hafidz Al Aqsha untuk Indonesia yang Sedang Berduka

Dipublikasikan oleh masjidhafidzalaqsha@gmail.com pada

Bebera hari ini, Indonesia kembali diwarnai dengan gelombang unjuk rasa besar-besaran di berbagai daerah, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, hingga Medan. Ribuan masyarakat turun ke jalan menyampaikan aspirasi mereka, sebagai wujud kekecewaan terhadap para wakil rakyat di DPR.

Namun, suasana yang seharusnya menjadi ruang demokrasi, sayangnya diwarnai dengan kericuhan. Aksi massa melumpuhkan transportasi umum, merusak fasilitas publik, dan yang lebih memilukan—jatuhnya korban jiwa dan luka, baik dari pihak demonstran maupun aparat kepolisian.

Sebagai sebuah bangsa, peristiwa ini tentu menjadi duka yang dalam. Ada keluarga yang kehilangan, ada masyarakat yang terluka, dan ada luka batin yang ditinggalkan akibat benturan sesama anak bangsa.

Mari Bersatu dalam Doa

Sebagai lembaga pendidikan Islam, Masjid Hafidz Al Aqsha memandang bahwa saat ini bukanlah waktu untuk saling menyalahkan. Justru inilah saat yang tepat bagi seluruh elemen bangsa untuk bersatu, mendoakan, dan memohon kepada Allah agar negeri ini kembali tenteram.

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra’d: 11)

Kita berdoa agar para korban yang telah mendahului kita diberikan tempat terbaik di sisi Allah, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, dan bangsa ini dijauhkan dari perpecahan.

Harapan untuk Indonesia

Kami berharap momentum ini menjadi pengingat bahwa demokrasi bukanlah ajang untuk saling melukai, melainkan wadah untuk saling mendengar dan memperbaiki. Demonstrasi adalah hak rakyat, namun jangan sampai disusupi tindakan kekerasan dan pengrusakan yang merugikan banyak pihak.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala selalu menjaga Indonesia, memberikan pemimpin yang adil, aparat yang bijaksana, serta rakyat yang sabar dan penuh kasih sayang dalam menyampaikan aspirasi.

Mari kita rawat negeri ini dengan doa, kesabaran, dan persatuan. Karena Indonesia adalah rumah kita bersama.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *